Pages

Wednesday, September 2, 2015

Ciri khas KEDIRI ‘Kotaku’


 

KEDIRI, itulah nama kota asalku sekaligus sebagai kota kelahiranku. Dahulu kota ini bernama Kadiri. Kota asalku ini dikenal mempunyai Monumen berbentuk kotak kubus. Monumen ini disebut dengan Monumen Simpang Lima Gumul atau biasa disingkat (SLG). Selain itu kota Kediri juga mempunyai kesenian daerah, yaitu kesenian jaranan dan kethek ogleng. Jaranan merupakan kesenian tarian yang didampingi alat gamelan dengan membawa alat berupa mainan kuda lumping. Sedangkan kesenian kethek ogleng adalah sejenis kesenian menari yang di iringi musik disertai memakai pakaian berkostum kera.

 

 


Selain kesenian, Kediri juga mempunyai ciri khas makanan. Makanan khas Kediri yang terkenal adalah gethuk pisang dan tahu taqwa atau biasa yang disebut tahu kuning. Selain ciri khas makanan dari kota Kediri gethuk pisang dan tahu taqwa juga dijadikan sebagai oleh-oleh khas Kediri. Gethuk pisang adalah gethuk yang terbuat dari pisang kepok yang ditumbuk halus serta diberi gula kemudian di kukus. Sedangkan tahu taqwa adalah tahu yang berwarna kuning berbentuk kotak, serta memiliki tekstur padat.

 


Ciri khas kota Kediri yang selanjutnya adalah wisatanya yaitu taman rekreasi air yang disebut dengan Gumul Paradise Island (GPI). Wisata ini menyediakan kolam anak-anak, dewasa, dan kolam arus. Kolam arus di GPI memiliki panjang kurang lebih 350m. kolam arus ini ternyata kolam arus terpanjang di provinsi Jawa Timur. Letak area wisata air ini adalah tak jauh dari simbol kota Kediri sendiri yaitu dekat Simpang Lima Gumul.

 

Kota Kediri memiliki luas daerah yang sangat luas. Banyak terdapat bangunan-bangunan yang megah. Gedung-gedung sekolah yang bertingkat dan megah. Kota Kediri sendiri masih sangat terjaga untuk kehijauan kotanya. Di sepanjang jalan masih dikelilingi pohon-pohon yang hijau, sehingga dapat mengurangi polusi yang disebabakan asap kendaraan dijalan.

ABOUT ME

          Namaku Ana Sulistyawati, biasa dipanggil Ana, Aku berasal dari Kediri. Aku dilahirkan di Kediri, 26 Maret 1997. Aku adalah anak ke 5 dari 5 bersaudara. Saat ini Aku berstatus calon mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Aku mengambil jurusan S1 agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM.

 

          Mungkin aku akan menceritakan sedikit tentang diriku. Aku ini susah makan orangnya, dari kecil kalau disuruh makan mesti cari alasan untuk nolak makan. Mungkin ini juga yang membuat badanku kecil dan tidak bisa gemuk. Tetapi aku beruntung juga mempunyai orang tua yang sangat menyayangiku, terutama ibu aku. Beliau tak menyerah untuk menyiapkan menu makan yang sekiranya membuat aku doyan makan.

          Namun, semasa aku kecil aku pernah terserang penyakit types. Mulai dari situ, sekarang aku mempunyai gangguan untuk sistem pencernaan. Dan dari pengalaman terkena penyakit itu, sekarang aku jadi lebih menjadwal pola makanku. Semua itu juga memberi aku arti hidup bahwa kesehatan itu lebih mahal dari apapun. Mengajarkanku untuk hidup lebih mandiri dan mengerti tentang kesehatan.

          Selain itu, aku sangat menyayangi saudara-saudaraku. Dengan kuliah di UMM aku ingin mengikuti suksesnya keempat kakakku. Aku dibesarkan di keluarga yang sederhana, tetapi orang tuaku selalu mengajarkan arti penting pendidikan dan bertolabul ilmi, dan Alhamdulillah meskipun berasal dari keluarga yang sederhana orang tuaku mampu membiayai semua anaknya sampai ke jenjang perguruan tinggi. Aku bercita-cita ingin membalas semua perjuangan orang tuaku dalam membesarkanku. Cita-cita keduaku setelah ingin menjadi orang sukses adalah aku ingin menjadi anak yang sholihah yakni sebagai amalan orang tuaku untuk menyentuh surgaNya ALLAH di akhirat nanti.